Lima Santri Ponpes di Kudus Tengelam Dua Selamat Tiga Meninggal Dunia




Kudus, Kudus Time.com : Lima santri Pondok pesantren di Kudus tenggekam, Tiga diantaranya meninggal dan dua selamat.


Insiden itu terjadi ketika lima  santri pada pagi hari sekitar pukul 06.00  bermain perahu kayu dengan menggayung menggunakan bambu, setelah menempuh jarak lima kilo meter, tepatnya di area persawahan,perahu yang di tumpangi kelima  santri tersebut kemasukan air  kemudian terbalik, kelima  santri tersebut sempat teriak teriak minta tolong kepada warga,  tapi hanya dua santri yang selamat, karna  mampu berenang, sedang  tiga santri tenggelam karna tak mampu  berenang.

Ketiga bocah nahas tersebut yakni Fasa Najwa Wana, usia 14 tahun Kelas X  SMK Assaidiyah warga Jepara,  Muhammad Akamun Huda  usia 16 tahun  kekas XIl SMK Assaidiyah dengan alamat kayen Pati dan Aklis Fuad usia15 kelas X SMK  Assaidiyah warga Sukolilo Pati.


Menurut  keterangan Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kapolsek Mejobo, AKP Rusmanto menjelaskankan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat, 15 Maret 2024 sekitar pukul 06.00 Wib.


Kejadian bermula saat lima orang santri bermain perahu kayu dengan mendayung menggunakan bambu, setelah berjarak 5 kilometer di area persawahan blok Krapyak, Desa Kirig, perahu yang ditumpangi lima santri tersebut kemasukan air dan terbalik.


“Kelima santri tercebur ke area sawah yang tergenang air dengan kedalaman sekitar 2,5 meter,” kata AKP Rusmanto, Jumat (15/3/2024).


Para korban, lanjut Kapolsek telah mencoba meminta pertolongan. Teriakan korban itu pun terdengar warga sekitar dan langsung mendatangi tempat kejadian.


"Dua dari lima korban tersebut bisa diselamatkan oleh warga. Sementara, tiga korban lainnya sudah dalam keadaan tidak bernyawa saat dievakuasi," ungkapnya.

Saat ini korban baik yang selamat maupun meninggal dunia tengah sudah dibawa ke Puskesmas Jepang.

Seperti diketahui, banjir yang melanda Kudus hingga kini semakin meluas. Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, membuat sejumlah sungai meluap dan menggenangi sejumlah pemukiman warga.

   ( Fzn)

0/Post a Comment/Comments

Ads2