Kudus, Kudus Time.com : Mahasiswa UNIVERSITAS PGRI SEMARANG (UPGRIS) melakukan pelatihan pembuatan tas Jali,
Pelatihan tersebut dilakukan dalam rangka kuliah kerja nyata KKN UPGRIS oleh kelompok 21,
Hal tersebut dilakukan dalam rangka membangkitkan jiwa Wira usaha sejak dini pada anak anak Desa Kaliwungu Kudus.
Kewirausahaan merupakan keterampilan yang sangat berharga yang dapat ditanamkan sejak dini dalam diri anak-anak.
Ketika anak-anak belajar untuk menjadi kreatif, mandiri, dan berinovasi, mereka tidak hanya mengembangkan keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi pemimpin masa depan yang tangguh.
Salah satu cara efektif untuk membantu anak-anak mengembangkan jiwa kewirausahaan adalah melalui pelatihan pembuatan kerajinan, seperti pembuatan tas jali.
Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 21, dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Ari Widyaningrum S.Pd., M.Pd membuat program kerja Pelatihan
Kewirausahaan Pada Anak-anak Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Kegiatan program kerja ini dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2024, dalam pelatihan ini kami berfokus pada pembuatan kerajinan anyaman tas jali.
Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi tentang kewirausahaan dan bagaimana menemukan ide usaha serta tahapan memulai usaha, kemudian dilanjutkan dengan sesi pelatihan pembuatan kerajinan anyaman tas jali. Salah satu peserta menyampaikan keantusiasannya dengan kegiatan KKN UPGRIS, “Seru, materinya menambah pengetahuan tentang berwirausaha. Bentuk anyaman tasnya juga menarik.” katanya.
Produk anyaman tas jali sangat diminati oleh anak-anak karena sangat menarik.
“Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar kreativitas dapat terlatih sejak dini, termasuk melalui berbagai kegiatan kewirausahaan yang menjadi modal utama produktivitas dan kemandirian anak ketika ia dewasa,” terang dari anggota bidang kewirausahaan, Linna dan Ikranina.
Dalam hal ini, Lanjutnya, anak-anak yang mengenal dunia wirausaha sejak dini akan mendapat manfaat untuk bekal masa depan kelak. Pada tahapan usia yang terbilang belia, anak-anak yang belajar menumbuhkan jiwa wirausaha akan menjadi pribadi yang kreatif.
( Faizun)


Posting Komentar