Geliat Dandangan Sudah Mulai Terasa






Kudus : Kudus Time.com :Walau puasa masih dua Minggu lagi, tapi  nuansa dan semangat Dhandangan mulai terasa.


Hal ini di tandai adanya beberapa penjual  mainan anak anak khas Dandangan yang menjajakan dagangannya di pinggir pinggir jalan yang menuju Menara Kudus.


Dan  para penjaja  jasa hiburan anak  anak khas Dhandangan yang  sudah mulai beroperasi. 


Seperti yang  terlihat di pelataran samping  jalan Kudus jepara depan pasar swalayan ADA porwosari Kudus. Senin ( 27/2/2024)



Sedang penjual  mainan anak anak yang  menjajakan dagannya di pinggir jalan Kudus Besito  depan  makam Sido luhur bakalan Krapyak Kudus, sudah mulai berjualan mainan anak anak khas Dhandangan dua Minggu lalu.

 

Masudi salah satu pedagang mainan anak anak khas Dhandangan menuturkan, bahwa  dirinya sudah sepuluh  tahun berjualan di acara tradisi  Dandangan menara Kudus,


Dia tiap tahun menjelang bulan suci  Ramadhan selalu  berjalan di trotoar jalan akses yang menuju ke menara Kudus.


Masudi memulai berjualan mainan anak di acara Dandangan itu satu bulan  sebelum bulan puasa, dagangan yang di jajakan adalah mainan anak anak berupa barang mainan dari tanah liat  seperti celengan, kreweng, pasaran ( kendil teko cangkir mainan)

Yang semua itu di produksi di daerah mayong Jepara.




Walau jauh hari sebelum puasa Masudi sudah berjualan, tapi dagangannya tetap laris terjual, dan dalam sehari  Masudi bisa mengantongi omset Rp 500,00 sampai Rp 700.000, bahkan kalo hari libur  dan  Minggu bisa mencapai 800,000; namun kalau lagi  sepi, kadang hanya mengantongi omset Rp 200,000;


Dan kalau mendekati puncak  hari  Dandangan, omset bisa mencapai satu juta rupiah, bahkan bisa lebih.

seperti yang di tutur kannya," kalau lagi sepi ya dua ratus,kadang sampai lima ratus, dan kalau hari libur sama hari Minggu,bisa delapan ratus, dan kalau menjelang puncak hari Dandangan, perhari bisa sampai satu juta" begitu tutur Masudi.

 

( Faizun)

0/Post a Comment/Comments

Ads2